1. Biarkan dan ajak anak bermain
Ajaklah
anak bermain, akan lebih baik jika bermain dengan anak usianya. Selain
mengasah otak juga dapat mengajarkan cara bersosialisasi. Pilihlah
mainan yang sesuai dengan usianya. Untuk anak usia 12-24 bulan, dapat
menggunakan mainan dengan beragam bentuk (balok, segitiga, bola,
binatang), boneka, mainan yang bisa berjalan (mobil-mobilan, kereta),
buku berwarna, dan sebagainya.
2. Floor time
Sempatkan waktu untuk menghabiskan waktu bersama Anda (orang tua) dengan buah hati untuk berinteraksi dan bermain.
3. Musik
Mengenalkan berbagai jenis musik terhadap anak dapat membuat anak mengenal musik, merasa nyaman, dan bahagia.
4. Televisi
Televisi
dapat memberikan efek positif dan negatif. Berikan tontonan yang
bersifat edukatif. Beberapa program tv menyediakan program untuk
anak-anak untuk menstimulasi kecerdasan anak. Selalu temani anak saat
menonton televisi, hindari tontonan yang menunjukkan kekerasan.
5. Mengeksplorasi alam
Ajaklah
anak bermain di taman belakang rumah atau bertamasya ke kebun binatang
atau wisata alam lainnya. Tunjukan dan sebutkan berbagai nama binatang
dan tanaman. Anda juga dapat mengajak anak untuk menanam tumbuhan atau
memberi makanan untuk binatang peliharaan bersama-sama.
6. Tunjukkan kasih sayang
Selalu
tunjukkan rasa kasih sayang dan perhatian untuk buah hati. Kedua hal
tersebut dapat membantu anak mengingat, berpikir efisien, membentuk
sikap dan perilaku yang baik, dan meningkatkan kemampuan belajar.
7. Selalu ajak berbicara
Sering mengajak anak bicara atau membacakan cerita akan menambah kosakata baru untuk anak dan membuat ia merasa diperhatikan.
8. Tahu kapan harus berhenti
Jika
anak menangis, tampak kelelahan, tidak tertarik atau bosan, hentikan
stimulasi. Over-stimulasi dan kelelahan akan mempengaruhi proses
belajar. Jika anak tampak tidak bahagia, waktunya berpindah untuk hal
yang lain.
sumber: klikdokter
sumber: klikdokter